Pengabdian Masyarakat Aktif

PkM Hibah Internal URINDO Pemberdayaan Pasien Diabetes Melitus melalui Edukasi Lima Pilar Diabetes untuk Meningkatkan Kepatuhan Manajemen Mandiri di Rumah Sakit Pertamina Jaya

PKM Hibah Internal URINDO 2026
RS Pertamina Jaya Jakarta Pusat
Tahun 2026
PkM Hibah Internal URINDO Pemberdayaan Pasien Diabetes Melitus melalui Edukasi Lima Pilar Diabetes untuk Meningkatkan Kepatuhan Manajemen Mandiri di Rumah Sakit Pertamina Jaya
Deskripsi Kegiatan

Jakarta, 03 September 2026 – Universitas Respati Indonesia (URINDO) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Hibah Internal Tahun 2026 dengan Program Pemberdayaan Pasien Diabetes Melitus melalui Edukasi Lima Pilar Diabetes untuk Meningkatkan Kepatuhan Manajemen Mandiri di Rumah Sakit Pertamina Jaya.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Pengabdi oleh Bapak Ns. Agung Tri Nugraha, S.Kep., MARS kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh mahasiswa ananda Sandrina Aura Prasetia. Program ini memberikan edukasi kepada peserta yang merupakan pasien juga di RS Pertamina Jaya mengenai Kepatuhan Manajemen Mandiri Pasien Diabetes Melitus melalui Edukasi Lima Pilar Diabetes. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 03 September 2026, diikuti oleh 30 pasien RS Pertamina Jaya, Program ini bertujuan meningkatkan Kepatuhan Manajemen Mandiri Pasien Diabetes Melitus.
Permasalahan pertama adalah rendahnya kepatuhan pasien dalam menerapkan manajemen mandiri Diabetes Melitus di rumah. Sebagian pasien belum menjalankan lima pilar pengelolaan Diabetes Melitus secara optimal. Pasien cenderung lebih berfokus pada konsumsi obat, sedangkan pengaturan pola makan, aktivitas fisik, pemantauan kadar glukosa darah, dan perubahan gaya hidup belum dilakukan secara konsisten. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih terbatasnya pemahaman pasien mengenai pentingnya penerapan lima pilar Diabetes Melitus secara menyeluruh.
Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui pemaparan materi, demonstrasi, dan diskusi. Dalam sesi praktik, peserta didampingi oleh anggota tim PkM dan mahasiswa. Keterlibatan dosen dan mahasiswa ini menjadi bagian dari implementasi kolaborasi dan integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di URINDO.
Sebagai luaran kegiatan, peserta memperoleh leaflet edukasi untuk dibawa pulang sehingga materi yang telah diberikan dapat dipelajari kembali dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi tantangan utama dalam sistem kesehatan global. International Diabetes Federation (IDF) melaporkan bahwa pada tahun 2025 sekitar 589 juta orang dewasa berusia 20–79 tahun hidup dengan diabetes dan jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi 853 juta pada tahun 2050 apabila tidak dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian yang efektif.
Melalui Program Pemberdayaan Pasien Diabetes Melitus, URINDO terus mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan langsung di masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam mendukung Pencegahan Preeklampsia.
Tindak lanjut kegiatan PkM ini meliputi penyusunan publikasi ilmiah, pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap luaran yang dihasilkan, serta integrasi materi PkM sebagai pengayaan bahan pembelajaran mata kuliah Gerontologi. Dengan demikian, kegiatan PkM tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan luaran akademik dan pembelajaran di Universitas Respati Indonesia.