UJI ANTAGONISTIK ACTINOMYCETES ASAL LIMBAH KULIT BAWANG MERAH TERHADAP PATOGEN TANAMAN

1) Reni Nurjasmi dan 2) Suryani

1), 2) Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Universitas Respati Indonesia, Jl. Bambu Apus I No. 3, Cipayung - 13890

Abstrak

Pertanian Indonesia yang sangat tergantung pada fungisida kimia, maka usaha untuk memproduksi pestisida hayati di dalam negeri sangat memungkinkan. Alam Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati merupakan sumber daya alam potensial untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat. Actinomycetes merupakan agen pengendali hayati yang disarankan sebagai alternatif dalam meminimalkan penggunaan fungisida kimia karena mengandung senyawa antijamur. Tujuan penelitian adalah memperoleh isolat Actinomycetes yang memiliki daya hambat terhadap jamur patogen tanaman. Target penelitian adalah mendapatkan isolat Acinomycetes yang berpotensi sebagai pestisida hayati yang mampu mengendalikan F. oxysporum dan S. rolfsii.

Untuk mencapai tujuan tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif dan eksperimental. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah melakukan isolasi Actinomycetes pada limbah kulit bawang merah menggunakan media strach nitrate agar dengan metode pour plate, selanjutnya dilakukan identifikasi morfologi isolat dengan metode slide culture kemudian diamati di bawah mikroskop pembesaran 1000X. Isolat murni Actinomycetes diuji daya antagonisnya terhadap F. oxysporum dan S. rolfsii menggunakan metode peracunan media jamur patogen. Hasilnya diperoleh sebanyak 16 isolat Actinomycetes asal limbah kulit bawang merah. Isolat tersebut didominasi oleh kelompok Streptomyces. Hasil uji antagonis menunjukkan terdapat 2 isolat yang positif mampu menghambat F. oxysporum yaitu isolat A10 (30,77%) dan A1 (15,38%) serta 2 isolat yang positif mampu menghambat S. rolfsii yaitu isolat A3 (34,74%) dan A11 (38,95%).

Kata kunci: Actinomycetes, limbah kulit bawang merah, uji antagonistik, jamur patogen tanaman