PENGARUH PENGGUNAAN BERBAGAI DOSIS TEPUNG MENIRAN DALAM RANSUM TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN KADAR LEMAK ABDOMEN AYAM BROILER

Maman Sukirman

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Universitas Respati Indonesia, Jl. Bambu Apus I No. 3, Cipayung - 13890

ABSTRAK

Ayam broiler yang merupakan sumber pangan memiliki kandungan lemak yang tinggi menyebabkan efek negatif baik bagi kandungan karkas maupun kesehatan. Masyarakat mulai melakukan usaha untuk mengurangi kandungan lemak maupun meningkatkan kandungan karkas pada ayam. Meniran dapat menjadi pilihan sebagai suplemen dalam ransum karena mengandung flavonoid yang bersifat imunomodulator maupun dapat mengurangi bakteri patogen pada saluran gastrointestinal ayam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung meniran dalam ransum terhadap bobot hidup, bobot karkas dan kandungan lemak abdomen pada ayam broiler. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2017 di Balai Penelitian Ternak Kementrian Pertanian di Ciawi Bogor. Sebanyak 200 ekor ayam dibagi 5 perlakuan dengan 4 ulangan masing-masing 10 ekor per ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung meniran pada ransum tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel pertumbuhan ayam broiler yang terdiri dari bobot hidup, bobot karkas dan lemak abdomen. Bobot hidup ayam terbaik dalam penelitian ini adalah 1,25 kg dengan pemberian tepung meniran sebanyak 0,015%, bobot karkas terbaik sebesar 0,79 kg pada pemberian tepung meniran sebanyak 0,031% dan lemak abdomen sebesar 0,009 kg dengan pemberian antibiotik.

Kata kunci : Ayam broiler, karkas, lemak abdomen dan meniran