PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR DALAM RANSUM TERHADAP PALATABILITAS PAKAN DAN PERTUMBUHAN PUYUH

Untung Sedyaadi, Endjang Manshur dan Notarianto Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Universitas Respati Indonesia, Jl. Bambu Apus I No. 3, Cipayung - 13890

ABSTRAK

Puyuh adalah jenis unggas komersil, relatif mudah dibudidayakan, tahan penyakit, produksi telur dan kandungan gizinya tinggi, sehingga dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani. Kelor yang mudah dibudidayakan dengan kandungan nutrisi yang tinggi diharapkan dapat dimanfaatkan dalam pakan puyuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor dalam ransum terhadap konsumsi pakan dan pertumbuhan puyuh. Puyuh yang digunakan Cortunix cortunix japonica umur satu hari sebanyak 240 ekor. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, setiap ulangan diisi 10 ekor DOQ dengan berat seragam dan ditempatkan secara acak. Ransum perlakuan terdiri dari 4 taraf penambahan tepung daun kelor yaitu a). 0%(P0) b). 3%(P1) c). 6%(P2) d). 9%(P3). Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan berat badan dan konversi pakan. Hasil yang diperoleh berturut turut dari perlakuan P0; P1; P2; P3 adalah: rata-rata konsumsi pakan (gram/ekor) 515,20; 437,36; 422,52 dan 419,13 rata-rata pertambahan berat badan: 157,20; 115,52; 114,72 dan 113,21 rata-rata konversi pakan: 3,29; 3,79; 3,68 dan 3,74. Hasil perlakuan menunjukan pengaruh (negatif) sangat nyata (P>0,01). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan penambahan tepung daun kelor lebih dari 3% dalam ransum mengakibatkan penurunan terhadap konsumsi pakan, pertambahan berat badan dan efisiensi pakan serta meningkatkan angka konversi pakan puyuh.

Kata kunci: Puyuh, kelor, pertambahan berat badan, konversi pakan