PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK ORGANIK AMPAS KELAPA TERHADAP PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescent L)

Zaki Farhan, R. Notarianto HT dan Marsinah Kromowartomo Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Respati Indonesia

Jl. Bambu Apus I No. 3, Cipayung, Jakarta Timur 13890

ABSTRAK

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Indonesia, namun jumlah produksinya dinilai belum mampu untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat, berdasarkan hal itu, maka peningkatan produktivitas cabai rawit harus ditingkatkan, baik dari perbaikan teknik budidaya maupun penggunaan jenis pupuk yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk organik ampas kelapa terhadap terhadap produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L). Penelitian dilaksanakan bulan April 2017 sampai bulan Agustus 2017 dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 kali ulangan, yaitu Pemberian Dosis Pupuk Organik Ampas Kelapa dengan 4 taraf yakni : K0 (tanpa perlakuan), K1 (75 gram/polibag), K2 (150 gram/polibag), dan K3 (225 gram/polibag). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah daun mati (helai), jumlah bunga (buah) dan berat buah (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk ampas kelapa paling tinggi, yaitu K3 (225 gram) tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah buah, tetapi perlakuan K2 (150 gram) memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit.

Kata Kunci : Pupuk organik, ampas kelapa, cabai rawit.