PENGARUH KOMPOSISI JENIS MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KOKON DAN DAYA TETAS TELUR CACING TANAH (Lumbricus rubellus)

Irwan Nurdiansyah, Bachtar Bahrie dan Luluk Syahr Banu

Universitas Respati Indonesia

Jl. Bambu Apus I No. 3, Cipayung, Jakarta Timur 13890

ABSTRAK

Cacing tanah lumbricus rubellus adalah hewan invertebrata atau hewan yang tidak bertulang belakang, dapat ditemukan di tanah-tanah lembab yang kaya akan material organik. Cacing tanah menyukai bahan organik yang sedang membusuk, baik berasal dari hewan maupun dari tumbuhan. Peranan utama cacing tanah ini adalah mengubah bahan organik, baik yang masih segar maupun yang sedang melapuk sehingga menjadi bentuk senyawa lain untuk kesuburan tanah. Cacing tanah ini dapat dimanfaatkan sebagai protein hewani, bahan industri bidang farmasi dan kosmetik. Tujuan penelitian membuktikan pengaruh komposisi jenis media pemeliharaan terhadap produktivitas kokon dan daya tetas telur cacing tanah (Lumbricus rublellus).Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan 4 kali ulangan. Penelitian dilaksanakan dengan mencampur serasah dengan kotoran gajah sebagai media pemeliharaan cacing tanah dengan komposisi tertentu. Pengamatan dilakukan 4 kali selama penelitian mulai dari minggu ke 1 pada saat cacing sudah mulai bertelur, kemudian minggu ke 2, 3 dan minggu ke 4 sampai telur menetas. Parameter yang diamati yaitu jumlah kokon, produksi jumlah kokon yang menetas dan bobot anak cacing. Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi media serasah dengan kotoran gajah dalam pemeliharaan cacing tanah berpengaruh nyata, yaitu menghasilkan kokon yang lebih banyak namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang lain yaitu daya tetas kokon dan bobot anak cacing.

Kata kunci: Cacing Lumbricus rubellus, komposisi jenis media