PENGARUH JENIS ADITIF DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KUALITAS SILASE ISI RUMEN SAPI

Ai Saroh1), M.A. Wahyuningrum 2)

1) Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Respati Indonesia

2) Dosen Fakultas Pertanian Universitas Respati Indonesia

Jln. Bambu Apus 1.No.3 Cipayung Jakarta Timur 13890

Email : urindo@indo.net.id

   

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan onggok dan dedak sebagai aditif dan Lactobacillus Plantarum terhadap kualitas silase isi rumen sapi. Metode yang digunakan adalah metode pengamatan fisik dan analisa kimia, dengan menggunakan bahan isi rumen segar + onggok,dedak + mollases 4% dan Lactobacillus Plantaraum 106 cfu dengan menggunakan plastik an aerob yang berfungsi sebagai silo dan lama fermentasi selama 4 minggu, setiap minggunya dilakukan uji kualitas yang meliputi aroma, warna, ada tidaknya jamur, kandungan bahan kering (BK), pengamatan pH, dan uji kimia (Protein kasar, serat kasar), pengamatan dan uji ini dilakukan dari minggu pertama sampai minggu ke ketiga. Uji kualitas fisik pada onggok dan dedak menunjukan warna coklat kehijauan, bau asam, tekstur remah basah dan tidak ada pertumbuhan jamur. Namun pada perlakuan penambahan dedak menunjukan kandungan protein yang lebih baik dibandingkan dengan onggok yaitu kadar protein dedak 8,42% sedangkan onggok 6,42%.

  Kata Kunci:  Isi Rumen Sapi, onggok, dedak, Lactobacillus Plantarum.