PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI MINUMAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) SEBAGAI PUPUK ORGANI CAIR DENGAN MENGGUNAKAN EFFECTIVE MICROORGANISM 4 (EM 4) DAN MOLASE

1) Luluk Syahr Banu, 2) Ryan Firman Syah

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Respati Indonesia

Jl. Bambu Apus I No.3 Cipayung , Jakarta Timur

<zzya_hr@yahoo.co.id>

ABSTRAK

Kendala limbah lidah buaya sisa industri makanan menjadi masalah di perkotaan karena lahan sempit dan terbatas. Di daerah perkotaan perlu dilakukan suatu penelitian tentang pengaruh proses bahan baku pada proses fermentasi limbah industri minuman lidah buaya pada pembuatan pupuk organik cair lidah buaya (Aloe vera) di Cipayung Jakarta Timur. Tujuan dari penelitian ini ialah  mengetahui mengetahui pengaruh EM 4 dan molase serta ada tidaknya interaksi antara keduanya pada pembuatan pupuk organik cair lidah buaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 6 kombinasi perlakuan, dimana setiap perlakuan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi EM 4 yang terdiri atas konsentrasi mikroba EM 4 50 mL, 100 mL dan 150 mL. Faktor kedua adalah konsentrasi molase yaitu 300 mL dan 600 mL. Pengamatan dilakukan terhadap fisik bahan dasar dan pupuk organik cair yaitu warna dan aroma, tekstur, dan pH, kandungan hara N, P, K dan C organik serta kandungan hara mikro pupuk organik cair. Hasil analisis fisik didapatkan semua bahan setelah fermentasi menjadi lunak dan cair pada tekstur, aroma seperti tapai dan warna kuning hingga coklat dengan bercak putih. Hasil analisis kimia semua terdapat interaksi nyata pada perlakuan kombinasi EM 4 dan molase terhadap pH, K total, c organik, serta kandungan hara mikro Fe dan berbeda nyata pada masing-masing faktor hara mikro Ca, Mg, dan Na, semua perlakuan EM 4 dan molase tidak berpengaruh nyata terhadap analisis N total serta berbeda sangat nyata pada masing-masing faktor terhadap analisis P 2 O 5 total.

Kata kunci : limbah lidah buaya, pupuk organik cair, EM-4, molase