FAKTOR – FAKTOR  YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI YAYASAN PENDIDIKAN BINA PANGUDI LUHUR JAKARTA TIMUR TAHUN 2017

Cony Julya Pratiwi Yenni Ariestanti, S.Si.T,M.Kes

Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi D-IV Bidan Pendidik

Universitas Respati Indonesia

Dosen Tetap Prodi D 3 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Respati Indonesia

Jl. Bambu Apus I No. 3 Cipayung Jakarta Timur 13890

Email Urindo@indo.net.id

 

ABSTRAK

Penelitian ini dilatar belakangi atas munculnya fenomena Bullying anak sekolah. Bullying atau penindasan adalah tindakan intimidasi yang dilakukan pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lemah. Pada tahun 2015, LSM Plan International dan International Center for Research on Women (IRCW) melakukan riset terkait bullying. Hasilnya, terdapat 84% anak di Indonesia yang mengalami bullying di sekolah

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan kepercayaan diri, pola asuh orang tua, lingkungan sekolah dan teman sebaya dengan perilaku bullying.

Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan cara proporsi (Proportional Sample)  dengan jumlah 136 responden siswa di yayasan Pendidikan Bina Pangudi luhur Jakarta Timur.

Hasil penelitian pada analisis univariat yaitu 63,2%  tidak melakukan tindakan bullying dan 36,8% yang melakukan tindakan bullying, 37,5% yang memilki kepercayaan diri baik, 9,6% yang memiliki pola asuh kurang dari orang tua, 4,4% yang memiliki lingkungan sekolah yang kurang, 14,0% yang mempunyai teman sebaya yang memilki pengaruh buruk. Hasil analisis bivariat yaitu ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan perilaku bullying P value = 0,028 (OR: 0.567), ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku bullying P value = 0,004 (OR : 0.145), ada hubungan yang signifikan antara lingkungan sekolah dengan perilaku bullying P value = 0,025 (OR:0.106), ada hubungan yang signifikan antara teman sebaya dengan perilaku bullying P value = 0,000 (0.114).

Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri, pola asuh orang tua, lingkungan sekolah dan teman sebaya memiliki hubungan dengan perilaku bullying.

Disarankan untuk melakukan upaya Promotif dan preventif tentang masalah Bullying, dengan cara mengundang dokter psikologi untuk memberikan informasi dan edukasi khususnya mengenai faktor utama yang dapat mengakibatkan terjadinya tindakan bullying di sekolah yaitu kepercayaan diri.

  Daftar Bacaan :  37 (2003-2015) Kata kunci : Perilaku Bullying; Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Perilaku Bullying;  Siswa SMA Bina Pangudi Luhur